Hati-hati, Polusi Udara Bisa Sebabkan Penyakit Mematikan Ini!

Hati-hati, Polusi Udara Bisa Sebabkan Penyakit Mematikan Ini!

Kematian bisa terjadi kapan saja dan di mana saja, itulah sebabnya melindungi diri dengan produk asuransi hidup atau lebih dikenal dengan nama asuransi jiwa, sangatlah penting. Tidak hanya karena kecelakaan saja, ternyata kematian juga bisa terjadi akibat udara yang kita hirup sehari-hari? Mengerikan sekali, bukan?

Melansir dari klikdokter.com, 4,2 juta kematian yang terjadi (setiap tahun) disebabkan karena polusi udara. Di mana, 9 dari 10 orang menghirup udara berpolusi setiap harinya yang bersumber dari asap kendaraan, pembangkit listrik kilang, petrokimia, industri, dan lain sebagainya. Tak hanya itu, pembakaran lahan, badai debu, erupsi gunung berapi, hingga kebakaran hutan juga menjadi pemicu polusi udarah. Jika masuk ke dalam tubuh, polutan ini tentunya bisa menyebabkan gangguan pernapasan dan bahkan bisa berujung kematian. 

Berikut ini merupakan beberapa penyakit mematikan yang timbul akibat polusi udara: 

1. Kanker Paru-paru

Polusi udara menyebabkan sel paru-paru menjadi abnormal sehingga menyebabkan sel-sel pada tubuh tumbuh menjadi tidak terkendali. Gejalanya sendiri ditandai dengan batuk berdarah, sesak napas, hingga penurunan berat badan yang tidak diketahui pasti penyebabnya. 

Menurut WHO, partikel dalam polusi udara seperti ozon, sulfur dioksida, karbon monoksida, dan lainnya turut andil mengakibatkan tubuh diserang kanker paru-paru ini.

2. PPOK (Penyakit Paru Obstruksi Kronis)

Paparan yang dihasilkan oleh polusi udara dapat memperburuk kondisi PPOK (Penyakit Paru Obstruksi Kronis). PPOK sendiri merupakan peradangan yang terjadi di bagian paru-paru dalam jangka waktu yang lama. Kondisi ini membuat aliran udara yang masuk ke organ pernapasan menjadi terhambat. 

Gejalanya sendiri bisa menyebabkan sesak napas yang sangat parah sehingga penderitanya harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit bahkan bisa berujung pada kematian. 

3. Asma

Tak hanya itu, paparan dari partikel-partikel yang tersimpan di dalam polusi udara juga bisa membahayakan kesehatan penderita asma. Mereka akan kesulitan untuk bernapas bahkan asma-nya akan sering kambuh akibat terpapar udara yang berpolusi tersebut. 

Untuk itu, ada baiknya penderita asma melindungi diri dengan cara selalu memakai masker, membawa inhaler, dan disarankan untuk tidak terlalu sering terpapar polusi agar kondisinya tidak semakin memburuk. 

4. Gangguan proses perkembangan paru-paru pada anak

Bahkan, paparan dari polusi udara juga dapat mengganggu sekaligus memperlambat perkembangan paru-paru pada anak-anak yang sedang mengalami proses pertumbuhan. Bahkan, gangguan kesehatannya tidak hanya terjadi pada masa kanak-kanak namun juga mengganggu fungsi paru-parunya saat sudah dewasa. 

Oleh karena itu, disarankan agar anak-anak tidak terlalu sering terpapar polusi udara untuk mencegah gangguan yang ditimbulkannya. 

Nah, selain beberapa penyakit mematikan di atas, masih ada beberapa penyakit mematikan lainnya yang bisa menyerang tubuh, seperti:
  • Infeksi pada bagian paru-paru
  • Penyakit jantung dan pembuluh darah
  • Pembengkakan dan iritasi pada jaringan paru-paru
  • Berat badan bayi lahir rendah
  • Kesulitan bernapas, batuk 
Untuk menghindari menghirup udara yang sudah tercemar mungkin akan sulit terutama jika Anda memiliki tingkat mobilitas yang tinggi. Namun, Anda bisa ikut membantu mengurangi polusi udara dengan beberapa langkah kecil, seperti menggunakan transportasi umum dan tidak merokok. Selain itu, disarankan agar Anda menggunakan masker saat bepergian untuk menyaring berbagai partikel kontaminan yang mungkin dapat masuk ke paru-paru Anda saat bernapas.

0 komentar:

Posting Komentar